ANGGARAN DASAR

BADAN PENGURUS MASJID AL AMANAH KEMENTERIAN KEUANGAN

 

MUQADDIMAH

“Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Qs. At-Taubah:18”

Sesungguhnya Allah SWT telah mewahyukan Islam sebagai agama yang haq, sempurna dan diridlai-Nya serta merupakan rahmat bagi seluruh alam. Dia telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya untuk menjadi khalifah-Nya di bumi, untuk menciptakan kemakmuran sesuai dengan kehendak-Nya.

Kehidupan yang sesuai dengan fithrah manusia adalah kehidupan yang cenderung kepada kebenaran yang akan mengantarkan manusia pada kebahagiaan sejati di dunia dan akhirat. Yang akan mampu menghadirkan karya-karya kemanusiaan berupa amal shalih dalam rangka mengabdi kepada Allah dan mengharap keridlaan-Nya semata.

Kebahagiaan hidup di dunia dalam tatanan masyarakat adil dan makmur yang diridlai Allah SWT hanya dapat dicapai dengan usaha-usaha yang terorganisir dan pertolongan Allah Yang Maha Kuasa. Sehubungan dengan hal tersebut, kami segenap keluarga besar muslimin dan muslimat Masjid Al Amanah Kementerian Keuangan berhimpun diri dalam organisasi dengan Anggaran Dasar sebagai berikut:

 BAB I
 NAMA, WAKTU DAN TEMPAT KEDUDUKAN
 Pasal 1
Nama
Organisasi ini bernama Badan Pengurus Masjid Al Amanah Kementerian Keuangan.
Pasal 2
Waktu
Badan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 30 Muharram 1432 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 05 Januari 2011 Miladiyah, untuk waktu yang tidak ditentukan.
Pasal 3
Tempat Kedudukan
Organisasi ini berada dibawah naungan Yayasan Al Amanah dan berkedudukan di Masjid Al Amanah Kementerian Keuangan, Jl. Lapangan Banteng Nomor 2-4 Jakarta Pusat
BAB II
ASAS, TUJUAN DAN USAHA
Pasal 4
Asas
Organisasi ini berasaskan Islam yang berpedoman kepada Al Quraan dan As Sunnah
Pasal 5
Tujuan
Terbinanya umat Islam yang beriman, berilmu dan beramal shalih dalam rangka mengabdi kepada Allah untuk mencapai keridlaan-Nya, khususnya pada lingkungan Kementerian Keuangan.
 Pasal 6
 Usaha
 a. Melakukan amar ma’ruf nahi munkar untuk mengajak manusia ke jalan yang benar.
 b. Menyelenggarakan aktivitas yang bernafaskan Islam di bidang da’wah, sosial, ekonomi dan pendidikan.
BAB III
VISI DAN MISI
Pasal 7
Visi
Mejadi organisasi yang berperan aktif dalam penerapan Islam yang menyeluruh.
Pasal 8.
Misi
a. Menjadikan Masjid sebagai tempat untuk beribadah kepada Allah semata dan sebagai pusat kebudayaan Islam.
b. Mengisi abad kebangkitan Islam dengan aktivitas yang islami.
c. Membina jama’ah Masjid Al Amanah menjadi pribadi muslim yang bertaqwa.
d. Menuju masyarakat islami yang sejahtera dan diridlai Allah subhanahu wa ta’ala.
BAB IV
PERANAN, FUNGSI DAN TUGAS
Pasal 9
Peranan
Organisasi ini berperan sebagai sumber daya pembinaan umat Islam khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pasal 10
Fungsi
Organisasi ini berfungsi sebagai alat perjuangan Islam dan umatnya khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Pasal 11
Tugas
Organisasi ini bertugas untuk menegakkan syi’ar Islam khususnya di lingkungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
BAB V
KEANGGOTAAN, STRUKTUR ORGANISASI DAN PERBENDAHARAAN
Pasal 12
Keanggotaan
Anggota Badan Pengurus Masjid Al Amanah adalah para pegawai Kementerian Keuangan jama’ah Masjid Al Amanah dan Kementerian Perekonomian di lingkungan Masjid Al Amanah yang dipilih dalam musyawarah Masjid Al-Amanah dan ditetapkan dengan keputusan Ketua Yayasan Al-Amanah Setiap anggota memiliki hak dan kewajiban yang sama, namun berbeda dalam fungsinya.
Pasal 13
Struktur Organisasi
a. Kekuasaan tertinggi dipegang oleh Musyawarah Badan Pengurus Masjid Al Amanah.
b. Kepemimpinan organisasi dilaksanakan oleh Badan Pengurus Masjid Al Amanah.
c. Kepemimpinan adalah amanah organisasi yang diemban Pengurus dan harus dipertanggungjawabkan kepada jama’ah dalam Musyawarah Jama’ah.
d. Ketua Pengurus Masjid Al-Amanah adalah Kepala Bagian Umum pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
e. Anggota Pengurus dipilih dalam Musyawarah Jama’ah Masjid Al Amanah dan ditetapkan dengan surat keputusan Ketua Yayasan Masjid Al-Amanah.
f. Untuk mengarahkan dan mengawasi aktivitas kepengurusan dibentuk Dewan Pembina.
g. Dewan Pembina adalah Pejabat Eselon satu pada Kementerian Keuangan.
Pasal 14
Perbendaharaan
Dana Masjid Al Amanah diperoleh dari usaha-usaha dan sumbangan muslimin muslimat yang halal dan tidak mengikat.
BAB VI
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN PEMBUBARAN ORGANISASI
Pasal 15
Perubahan Anggaran Dasar
Perubahan dan penjelasan Anggaran Dasar organisasi hanya dapat dilakukan oleh Musyawarah Pengurus.
Pasal 16
Pembubaran Organisasi
Pembubaran organisasi hanya dapat dilakukan oleh Musyawarah Pengurus.
BAB VII
ATURAN TAMBAHAN DAN PENGESAHAN
Pasal 17
Aturan Tambahan
Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar Pengurus Masjid Al Amanah dimuat dalam peraturan atau ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar.
Pasal 18
Pengesahan
Anggaran Dasar ini diperbaharui dan disahkan dalam Musyawarah Pengurus Masjid AL Amanah tanggal 30 Muharram 1432 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 05 Januari 2011 Miladiyah di Masjid Al Amanah, Kementerian Keuangan.

 

 

 

About the Author

Masjid Al Amanah merupakan Masjid Kementerian Keuangan yang berlokasi di komplek Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jalan Lapangan Banteng Nomor 2-4 Jakarta Pusat. email : alamanahdepkeu@gmail.com