Perang Armada Laut

Pada Zaman Khalifah yang ke-3,  Amirul mukminin Utsman bin Affan Radhiallahu ‘Anhu, pasukan Islam sudah berhasil masuk dan menguasai wilayah Afrika, Armenia, Azarbaijan dan lain-lain. Semua wilayah itu ditaklukkan melalui jalur darat. Sementara itu, wilayah Cyprus yang cukup dekat dengan Damaskus belum bisa disentuh oleh pasukan Islam. Hal inilah yang membuat gubernur Damaskus dan Syiria, yaitu sahabat Muawwiyah bin Abi Sufyan Radhiallahu ‘Anhu , tertantang untuk merebut wilayah Cyprus yang selama ini menjadi daerah jajahan dan pertahan Romawi.

Untuk menguasai wilayah Cyprus yang ada di tengah lautan, membutuhkan pasukan dan armada laut. Oleh karena itu dibentuklah pasukan dan Armada Laut, itulah “ Dzat As shawariy”. Sejak masa Khalifah Umar bin khattab, Muawiyah bin Abi Sufyan telah berkali-kali meminta izin dan mengirim surat permohonan izin untuk mendirikan armada laut, namun tidak ada jawaban darinya. Pada masa Khalifah Utsman bin Affan Radhiallahu ‘Anhu, Muawiyah bin Abi Sufyan kembali meminta izin yang sama, namun berkali-kali pula Khalifah Usman bin affan tidak memberi izin dengan berbagai pertimbangan

Pada akhirnya Khalifah Utsman bin Affan Radhiallahu ‘Anhu memberikan restu dalam pembangunan Armada Laut. Restu ini dikeluarkan setelah beliau istikharah dan mendapatkan informasi hadits dari Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wassalam melalui sahabat Anas bin Malik Radhiallahu ‘Anhu

ناس من أمتي عرضوا علي غزاة في سبيل هللا يركبون زبج هذا البحر ملوكا على األسرة أو مثل امللوك على األسرة

“Ditunjukkan kepadaku ada sekelompok orang dari umatku keluar untuk berjihad di jalan Allah mereka menaiki kendaraan di atas laut layaknya para raja di atas dipan-dipan atau mirip para raja di atas dipan-dipan”

Hingga akhirnya pasukan ummat islam yang berjumlah 200 armada mampu mengalahkan 1000 armada pasukan Romawi. Perang ini terjadi pada tahun 35 H (655 M) antara Pasukan Islam dan Pasukan Romawi Bizantium. Perang ini menjadi akhir nasib angkatan laut Romawi dan awal kebangkitan angkatan laut Pasukan Islam.

*Resume kajian ba’da zuhur Ust Hariyanto Mukarno Lc.

*diresume oleh Lalu Suhandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.