Sahabat Abdullah bin Zubair

Nama lengkapnya  Abdullah bin Zubair, beliau adalah anak dari sahabat Zubair bin Awwam dan ibunya Asma binti Abu Bakar. Sahabat Abdullah bin Zubair adalah bayi pertama yang lahir di madinah dari kalangan kaum muhajirin. Sahabat abdullah bin zubair adalah salah satu sahabat penghafal Al quran yang sangat handal pada saat “fathu makkah” atau penaklukan kota mekah

Keberanian sahabat Abdullah bin Zubair tertanam sejak masih kecil. Saat usia masih 12 tahun, beliau mengikuti ayahnya dalam perang yarmuk. Beliau juga pernah mengikuti ekspedisi pembebasan Afrika. Pada ekspedisi pembebasan Afrika ini pasukan muslim hanya berjumlah 20.000 pasukan sedangkan pihak lawan berjumlah 120.000 pasukan. Dengan penuh keberanian, beliau menembus barisan musuh yang berlapis sehingga berhasil menewaskan raja bar bar.

Selain pemberani dalam medan tempur, Abdullah bin Zubair juga seorang yang ‘alim dan sholeh. Beliau dijuluki “HAMMAMATUL MASJID” yang artinya merpati masjid. Beliau adalah seorang ‘abid, ahli ibadah di zamannya. Beliau sangat khusu’ dalam ibadahnya. Saking khusu’nya sampai-sampai burung-burung kecil atau merpati menghinggapi tubuhnya saat beliau mengerjakan sholat, karena kekhusyuaannya hinggapan burung itu tidak terasa.

Beliau juga mempunyai sikap yang tegas. Saat Yazid bin Muawwiyah mengirim surat tentang pembaitan dirinya menjadi khalifah menggantikan ayahnya Muawwiyah bin Abi Sofyan, Abdullah bin zubair mengatakan ” Aku tidak akan berbaiat kepada seorang pemabuk”. Beliaupun menggubah syairnya “aku tidak akan tunduk pada kebathilan meskipun gigi geraham mampu mengunyah batu menjadi lembut”.

Setelah sikap penolakannya terhadap Yazid ini, Abdullah bin Zubair pindah ke Makkah, Ia ingin mengisi waktunya dengan lebih
banyak ibadah, dan meninggalkan suasana “politik” yang penuh fitnah. Tetapi takdir telah menetapkan ia harus mengarungi jalan dan suasana tersebut untuk menemukan syahidnya. Selalu saja ada yang datang untuk berdiri di belakang dirinya, menyokong sikap-sikapnya, dalam melakukan
perlawanan terhadap berbagai kedzaliman yang dilakukan oleh Yazid sebagai pihak penguasa.

Setelah kepindahannya di mekkah, kaum muslimin mengangkatnya menjadi kholifah dengan menjadikan “Makkah Al mukarromah” sebagai ibu kota pemerintahan. Kekuasaan beliau meliputi hijjaz, yaman, bashroh, kuffah, khurasan, dan damaskus. Kekuasaannya membentang hampir di seluruh dunia islam. Setelah beberapa lama berkuasa menjadi kholifah di mekkah, sahabat Abdullah bin zubair mendapat serangan dari abdul malik bin marwan. Abdul Malik bin Marwan mengirim 2000 tentara yang di pimpin oleh “Hajjaj bin Yusuf”. Pasukan tersebut mengepungnya selama 6-7 bulan lamanya, dan pada akhirnya Abdullah berhasil dikalahkan dan beliau terbunuh.

Pengajaran dan pelajaran dari biografi sahabat Abdullah bin Zubair :

  1. Abdullah bin Zubair adalah pejuang islam yang sejati sejak kecil, kuat memegang prinsip dan mempertahankannya walaupun menghadapi kematian sebagai gantinya.
  2. Bukan hanya terkenal sebagai pejuang namun beliau terkenal ahli ibadah yang tidak ada bandingannya di zamannya.
  3. Beliau sama sekali tidak berambisi menjadi khalifah, tapi keadaan dan masyarakat sekitar yang menginginkannya duduk di posisi tersebut.

Resume kajian siroh sahabat oleh ust DR. Muqoddam kholil Lc.MA dan di Resume oleh Lalu Suhandi

Wallahua’lam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.