Saat Anak Menjelang Usia Baligh (1)

Baligh artinya memasuki usia muda, yang oleh kita orang Indonesia menyebutnya dengan remaja. Ketika seseorang sudah menginjak masa baligh, dia sudah dibebani oleh tanggung jawab syariat. Remaja dalam bahasa arab disebut syabab yang berarti indah. Remaja memiliki 3 potensi utama :

  1. Potensi akal yang kuat.  Dengan potensi akalnya yang kuat, sesuatu yang dikerjakan remaja biasanya akan lebih kreatif dan bagus. Oleh karena itu, remaja perlu dilibatkan dan diberikan posisi strategis dalam mengelola kegiatan-kegiatan penting.
  2. Potensi fisik yang kuat. Potensi fisik yang kuat ini perlu disalurkan dengan baik, sehingga memberikan hasil positif. Salah satu sarana yang sangat baik untuk menyalurkan potensi fisik remaja yaitu dengan olahraga. Olahraga sangat bermanfaat bagi remaja untuk membantu mengontrol syahwatnya.
  3. Potensi motivasi atau ghirah yang tinggi. Motivasi yang tinggi ini perlu diarahkan dengan benar agar menghasilkan hal-hal yang bermanfaat. Oleh karena itu perlu sekali adanya pendampingan dari orang-orang dewasa, untuk mengarahkan motivasi/ghirah para pemuda.

Ketiga potensi tersebut dapat menghasilkan manfaat yang besar tetapi dapat juga menimbulkan mudhorot yang tidak kalah besarnya. Oleh karena itu, ketiga potensi tersebut harus terus diolah dan dilatih.

Ujian yang paling berat bagi remaja adalah syahwat. Ibnu Qayyim berkata “setan sibuk dalam 2 waktu, yang pertama ketika sakratul maut, kedua ketika anak manusia memasuki usia remaja”.

Menurut imam al-Qurthubi, dampak fitnah wanita ada dua. Pertama, orang yang sudah terkena fitnah wanita akan memutuskan silaturahim. Kedua, orang yang sudah terkena fitnah wanita akan mengumpulkan harta yang banyak tanpa menghiraukan halal dan haram.

Para orang tua yang mempunyai anak harus benar-benar mendidik anak dengan sesuatu yang bisa menekan syahwatnya. Salah satu caranya yaitu dengan cepat menikahkan anak ketika anak sudah memiliki tanda-tanda syahwat dan tidak bisa mengendalikannya. Wallahu a’lam

*Resume kajian Ustadz Bendri Jaysurrahman, Masjid Al Amanah 10 Oktober 2018

diresume oleh Syahrowi Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.