Rahasia Hati

Siapa yang mengira bahwa seorang yahudi tua dan buta, yang sering mencaci Rasulullah akan masuk Islam? Saat ia tahu bahwa yang sering menyuapi makanan ke mulutnya adalah Rasulullah dan telah tiada, ia menangis dan kemudian bersyahadat, mengakui kebenaran Islam dan kenabian Rasulullah. Allah telah melembutkan hatinya dan membuka pintu hatinya hingga yahudi tersebut masuk Islam

Siapa juga menduga Khalid bin Walid, panglima kafir Quraisy, yang banyak membunuh pasukan muslim di perang Uhud. Bahkan di perang itu, Hamzah, paman Rasulullah gugur sebagai syuhada. Lantang ia berteriak kepada Rasulullah bahwa pasukannyalah yang menang.

Namun Rasulullah mengatakan, ” Tidak aku yang menang dan engkau yang kalah Khalid …Mereka yang gugur adalah Syahid , sebenarnya mereka tidak mati wahai Khalid mereka hidup disisi Allah SWT penuh dengan kemuliaan dan kenikmatan , mereka telah berhasil pindah alam dari dunia menuju akherat menuju surga Allah karena membela Agama Allah gugur sebagai syuhada akan tetapi matinya tentaramu , matinya sebagai Kafir dan dimasukkan ke Neraka Jahannam.

Atas ucapan Nabi inilah kemudian, hatinya tergerak, ingin mengetahui sosok Rasulullah. Lalu ia mengirim utusan intelijen utk mendapatkan informasi dan hingga ia sendiri menyamar untuk bertemu Rasulullah dan akhirnya masuk Islam. Dia Khalid bin Walid, yang digelari Syaifullah, Pedang Allah yang terhunus. Allah menerangi hatinya sehingga ia bisa melihat kebenaran.

Demikianlah, hanya Allah yang mengetahui segala rahasia hati. Kehendak seseorang dalam hati, tidak ada yang tahu kecuali dirinya dan Allah semata. Allah berfirman :

يَعْلَمُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تُسِرُّونَ وَمَا تُعْلِنُونَ ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ

“Dia mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi dan mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan yang kamu nyatakan. Dan Allah Maha Mengetahui segala isi hati.” (QS. 64 : 4)

Dalam realita kehidupan tidak semua yang terlihat, sama dengan kenyataannya. Rambut sama hitam, mata sama melihat, telinga sama mendengar dan mulut dapat bicara, tapi tetap saja ada yang tersembunyi darinya yaitu rahasia hati. Yang dulu berkawan, besok bisa jadi musuh. Sebaliknya yang dulunya saling membenci, kemudian jadi saling mencintai dalam ukhuwwah.

Rahasia hati adalah misteri yang tak akan terungkap hingga ia jadi amal nyata. Tak ada yang tahu kecuali Allah. Wajah yang cantik dan rupawan, tak menjamin isi hatinya secantik wajahnya. Sedang si buruk rupa bisa jadi hatinya lebih mulia. Demikian pula ucapan yang diungkapkan bisa beda dengan isi hatinya. Manis di depan tapi menikam di belakang. Demikian karena memang rahasia hati tak tampak oleh mata.

Rahasia hati adalah bisikan-bisikan halus yang mengarahkan anggota tubuh untuk berkehendak. Jika bisikan itu baik maka anggota tubuh berkehendak untuk baik, sebaliknya jika bisikan itu buruk maka anggota tubuh akan bertindak negatif. Allah mengetahui bisikam hati manusia. Allah berfirman :

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ

“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya” (QS. 45 : 16)

Dalam beramal shalih, hendaknya lahirkan ketulusan dalam hati, tak perlu manusia tahu. Jika engkau beramal hanya untuk dilihat manusia, maka Allah mengetahui rahasia hatimu untuk riya. Jika engkau sangat senang dengan infak dan sedekah, lalu disebutkan namamu maka hati-hatilah, karena Allah Maha Tahu bahwa engkau ingin dipuji.

Semoga isi hati kita yang baik-baik saja, ikhlaskan dan maafkan semua oranglain, apalagi di bulan ramadhan ini, saatnya mengisinya dengan ‘bisikan2 yang baik’ agar amalan shalih semakin banyak dilakukan dan diridhai Allah. Amin

Serial Risalah Hati Bagian 8, Syahrowi Munthe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.