Sustainable Infaq dan Shadaqah

Bagi orang yang kemampuan ekonominya terbatas, tentu untuk bershadaqah dan berinfaq diperlukan effort yang lebih dari sisi fisik dan psikologis dibandingkan dengan para aghniya (kaum berkecukupan). Ditambah lagi apabila berbicara tentang kuantitas materi. Uang 25 ribu tentunya terasa besar bagi tukang asongan, tapi bagi konglemerat uang 25 juta hanya habis untuk makan siang di Singapura.

Untungnya, Allah SWT dan Rasulullah saw memberikan penilaian suatu amal bukan berdasarkan kuantitasnya namun  berdasarkan keikhlasan, kehalalan hartanya dan sustainability amal tersebut.

أحب الأعمال إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

“Amalan yang paling di cintai oleh Allah adalah amalan yang kontinu walaupun sedikit.” (HR Bukhori dan Muslim).

Sungguh beruntung bagi hamba Allah SWT yang tiada luput mengisi hari-harinya dengan berinfaq dan bershadaqah. Keluarganya diedukasi untuk gemar shadaqah dibandingkan dengan diajak ke play zone yang didalamnya banyak kemudharatan dengan dalih memasukan koin untuk mendapatkan pundi-pundi kertas undian.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْخَمْرُ وَٱلْمَيْسِرُ وَٱلْأَنصَابُ وَٱلْأَزْلَٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ ٱلشَّيْطَٰنِ فَٱجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya arak, judi, berhala, dan undian adalah kotor dari perbuatan syaitan. Oleh karena itu jauhilah dia supaya kamu bahagia. (al-Maidah: 90)

Alangkah sedihnya kotak-kotak amal di masjid apabila ia mengatahui bahwa banyak hamba Allah SWT yang justru membelanjakan hartanya di jalan kemunkaran. Apabila kotak amal bisa bicara, pasti ia akan bersedih dan menangis apabila kotak-kotak amal yang ada dimasjid ketika shalat jum’at hanya disapa dengan say “hallo” atau sorry bro, lain kali ya... Padahal ia hanya memberi kesempatan kepada manusia untuk investasi akhirat di hari yang mulia (sayyidul ayyam).

Think smart dan carefully diperlukan pula dalam berinfaq dan bershadaqah. Menyalurkan infaq atau shadaqah harus tepat waktu dan sasaran sehingga social effect nya akan langsung dirasakan bagi penerima. Tentunya, kita juga mengharapkan ukhrowi effect dimana tidak ada perlindungan kecuali perlindungan dari Yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Semoga kita bisa bersama-sama membangun budaya berinfaq dan bersadaqah di lingkungan keluarga dan masyarakat kita. Aamiin.   (Muhammad Arif)